Metode Ilmiah dan Kaitannya dengan Metodologi Penelitian dan Metodologi Penulisan

Putri Jayantia. I/15212767

3EA19

Metode ilmiah merupakan salah satu cara untuk memperoleh ilmu pengetahuan. Metode ilmiah dianggap merupakan metode terbaik untuk mendapatkan pengetahuan karena metode ini menggunakan pendekatan yang sistematis, objektif, terkontrol, dan dapat diuji, yang dilakukan melalui metode induktif maupun deduktif. Beberapa metode lain yang digunakan untuk memperoleh pengetahuan selain metode ilmiah adalah melalui intuisi, rasionalisme, dan empiris.
Dalam penerapannya, kadang-kadang penelitian dan metode ilmiah disamakan artinya.

Menurut Almadk (1939),” metode ilmiah adalah cara menerapkan prinsip-prinsip logis terhadap penemuan, pengesahan dan penjelasan kebenaran. Sedangkan Ostle (1975) berpendapat bahwa metode ilmiah adalah pengejaran terhadap sesuatu untuk memperoleh sesuatu interelasi. Secara sederhana, pengetahuan ilmiah adalah jenis pengetahuan  yang diperoleh dan dipertanggungjawabkan kebenarannya secara ilmiah atau dengan menerapkan cara kerja atau metode ilmiah.  Metode ilmiah adalah prosedur atau langkah-langkah sistematis yang perlu diambil guna memperoleh pengetahuan yang didasarkan atas persepsi indrawi dan melibatkan ujicoba hipotesis (anggapan sementara) serta teori secara terkendali (menurut Sudarminta (2002) .

Pengamatan indrawi biasanya mengawali maupun mengakhiri proses kerja ilmiah, karena itu cara kerja ilmiah sering juga disebut suatu lingkaran atau siklus empiris. Berpangkal pada pengamatan kejadian-kejadian, baik dari pengalaman langsung dari alam atau dari hasil percobaan yang didesain, melalui induksi dapat dirumuskan hipotesis yang menjelaskan persoalan yang dihadapi. Hipotesis diuji coba kebenarannya, bila benar dalam berbagai pengujian dan ditemukan pola yang berulang, dapat dirumuskan hukum empiris dan bentuk putusan universal.  Kumpulan hukum yang serumpun dan tertata secara sistematis membentuk suatu teori ilmiah.

Dengan berdasarkan pengertian-pengertian para ahli di atas, maka metode ilmiah merupakan prosedur yang mencakup tindakan pikiran, pola kerja secara teknis, dan tata langkah untuk memperoleh pangetahuan atau mengembangkan pengetahuan secara ilmiah yang memiliki kesahan ilmiah, memenuhi validitas ilmiah atau secara ilmiah dapat dipertanggung jawabkan sehingga pengetahuan tersebut dapat diandalakan dan dimanfaatkan bagi kehidupan manusia.

Metode ilmiah ini pada dasarnya adalah sama bagi semua disiplin keilmuan yang termasuk dalam ilmu-ilmu alam maupun ilmu–ilmu sosial. Bilapun terdapat perbedaan dalam kedua kelompok keilmuan ini maka perbedaan tersebut sekedar terletak pada aspek-aspek tekniknya dam bukan pada struktur berpikir atau aspek metodologinya.

Referensi :

https://wijayaswy.wordpress.com/2015/03/13/teori-penalaranmetode-ilmiah-serta-kaitannya-dengan-metodologi-penelitian/

https://mugiashilvy.wordpress.com/2015/03/15/perbedaan-metode-ilmiah-dengan-metode-penelitian-2/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s